Bantentoday – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar “Aksi Bersih Taman Makam Pahlawan (TMP)” yang dipusatkan di TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (9/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Kegiatan Aksi Bersih TMP ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, didampingi oleh istri beserta jajaran Kemenimipas. Dalam amanatnya, Menteri Agus mengingatkan kembali makna pengorbanan para pendahulu bangsa.
“Peringatan kemerdekaan bukanlah sekadar seremoni tahunan. Hari kemerdekaan adalah momentum untuk mengenang pejuang, tentunya para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa, raga, harta, bahkan keluarga demi tegak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah, melainkan hasil dari semangat nasionalisme, patriotisme, persatuan, dan pengorbanan yang luar biasa,” tegas Menteri Agus.
Kegiatan kunjungan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Fun Walk yang dimulai dari Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia.
“Dalam agenda Fun Walk kali ini, ada hal istimewa di mana dalam rute perjalanan nanti akan melintasi Taman Makam Pahlawan Kota Tangerang. Tidak hanya sekadar lewat, tapi kita semua akan melaksanakan kegiatan pembersihan area makam dan dirangkaikan dengan prosesi ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan kusuma bangsa. Di lokasi yang sama, kita juga akan laksanakan bakti sosial dengan menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Menteri Agus.
Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih area makam, kegiatan ini menjadi momen silaturahmi kebangsaan yang sarat makna. Menteri Agus beserta istri menyempatkan diri berdialog langsung dan penuh kehangatan dengan perwakilan keluarga almarhum pahlawan yang dimakamkan di TMP Taruna. Turut hadir secara khusus dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari Yayasan 25 Januari 1946, sebuah yayasan yang didirikan untuk mengenang dan melestarikan nilai-nilai kepahlawanan Peristiwa Lengkong yang terjadi di Tangerang pada tanggal 25 Januari 1946.
Puncak dari Aksi Bersih TMP ini adalah prosesi ziarah dan tabur bunga yang dilakukan secara khidmat serta pemberian bantuan sosial. Menteri Agus beserta jajaran, keluarga pahlawan, dan perwakilan yayasan memberikan penghormatan khusus dengan berziarah ke pusara tokoh-tokoh penting yang gugur dalam Peristiwa Lengkong, antara lain, Mayor Daan Mogot; Taruna Syamsir Alam; Taruna Soetopo; Letnan Satu Soebianto Djojohadikoesoemo (Paman dari Presiden RI Prabowo Subianto yang turut gugur dalam peristiwa tersebut).
Prosesi tabur bunga ini menjadi pengingat nyata akan keberanian dan pengorbanan para taruna dan perwira muda dalam mempertahankan kemerdekaan. Hal ini sejalan dengan pesan Menteri Agus bahwa perjuangan saat ini adalah meneruskan cita-cita tersebut melalui aksi nyata. Salah satunya melalui pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.
“Patriotisme harus diwujudkan dalam tindakan nyata, yaitu dengan bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan bidang tugas kita masing-masing, menjaga lingkungan, menaati hukum, serta ikut secara aktif berkontribusi di dalam membangun peradaban bangsa,” ujarnya.
