Bantentoday – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 triliun pada tahun 2026 yang terbagi ke sejumlah dinas untuk memperkuat komitmen mewujudkan Kota Sehat. Anggaran tersebut meningkat dari sebelumnya yang sebesar Rp1,26 triliun pada 2024.
“Peningkatan anggaran itu menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Tangerang untuk membangun Kota Sehat secara berkelanjutan,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Maryono di Tangerang, Rabu di Puspemkot Tangerang.
Maryono menjelaskan dukungan anggaran tersebut direalisasikan untuk memperkuat sinergisitas program mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sampai kolaborasi di tingkat kewilayahan termasuk Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS).
“Komitmen tersebut diperkuat dengan pencapaian program Kota Sehat di Kota Tangerang seperti peningkatan indeks Angka Harapan Hidup (AHH) mencapai 75,7 (2025), Posyandu aktif mencapai 100 persen (2025), sampai penurunan Angka Kematian Ibu yang hanya ada enam kasus pada tahun 2025,” ucap Maryono.
Selain itu, katanya Pemkot Tangerang juga mencatatkan peningkatan indeks kesehatan mencapai 87 persen (2025) bahkan menurunkan prevalensi stunting hingga menyentuh 11,2 persen di bawah rata-rata prevalensi stunting di Provinsi Banten (21,1 persen) dan nasional (19,8 persen).
“Saat ini, Pemkot Tangerang menargetkan dapat meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara Paripurna dalam penilaian KKS sekaligus terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan kewilayahan dalam mewujudkan Kota Tangerang yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
“Dibutuhkan peningkatan sekitar 0,3 persen untuk meraih penghargaan tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” kata Ketua Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) Siti Rochayah.
Berdasarkan data terakhir, Kota Tangerang telah menuntaskan pemberkasan 100 persen dengan nilai dokumen mencapai 99,7 persen. ”Kami berharap kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil yang diinginkan, tidak hanya predikat penghargaannya melainkan dampak dari manfaat dan inovasi programnya bisa dirasakan langsung masyarakat,” kata Rochayah.
Selain itu, sejumlah program dan inovasi yang dijalankan Pemkot Tangerang dan FKTS juga mendapatkan apresiasi yang dinilai telah menginspirasi terobosan pembangunan kota sehat yang berkelanjutan bagi daerah kabupaten dan kota lainnya khususnya di Provinsi Banten.

