Bantentoday – Membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Di Kota Tangerang, pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Momentum tersebut semakin tepat dimanfaatkan masyarakat melalui Pesta Diskon Kemerdekaan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Program ini berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026 dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
”Melalui program ini, masyarakat mendapatkan berbagai keringanan untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya. Pemkot Tangerang memberikan diskon 17 persen untuk pokok PBB-P2 hingga Tahun Pajak 2014 dan diskon 8 persen untuk pokok PBB-P2 Tahun Pajak 2015 hingga 2020,” ungkap Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa, Kamis (13/8/26).
Keringanan juga diberikan untuk pembayaran BPHTB. Masyarakat yang memperoleh hak atas tanah melalui program PRONA, PTSL, dan PTKL dapat menikmati diskon BPHTB sebesar 45 persen.
Selain itu, Pemkot Tangerang memberikan pembebasan sanksi administrasi atau denda untuk tunggakan hingga Tahun Pajak 2025.
Kiki menjelaskan, pada 2026, Pemkot Tangerang menetapkan APBD sebesar sekitar Rp5,53 triliun untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Salah satu prioritasnya adalah bidang pendidikan melalui program Sekolah Gratis.
“Pemkot menyiapkan Rp48,9 miliar untuk mendukung program tersebut dengan target penerima manfaat sebanyak 9.030 siswa SD dan 20.200 siswa SMP. Pemkot juga menargetkan 1.600 peserta didik menerima manfaat Beasiswa Tangerang Cerdas,” papar Kiki.
Manfaat pembangunan juga hadir melalui sektor infrastruktur. Pada 2026, Pemkot Tangerang memprioritaskan pembangunan dan penanganan delapan ruas jalan kota, tujuh jembatan, serta sistem pengendali banjir di 30 titik yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang.
Di bidang kesehatan, masyarakat juga mendapatkan pelayanan melalui jaringan fasilitas kesehatan pemerintah. Dinas Kesehatan Kota Tangerang pada 2026 melibatkan 39 puskesmas dalam pelaksanaan program promosi kesehatan dan pelayanan masyarakat.
”Sementara di sektor ketenagakerjaan, Pemkot Tangerang menargetkan penyediaan 20 ribu lowongan pekerjaan sepanjang 2026. Pemkot juga memaksimalkan lima Balai Latihan Kerja (BLK) dengan target sekitar 5.000 tenaga kerja dapat terserap melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi,” jelasnya.

