Bantentoday – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menata wajah ibu kota di kawasan terusan Royal Baru hingga Alun-alun guna membangkitkan roda perekonomian dan menarik minat kunjungan wisatawan dari luar daerah.
Pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran dari Pemprov Banten ini tengah melakukan penataan jalan sepanjang 350 meter yang meneruskan kawasan Royal Baru. Selanjutnya akan dibangun median jalan selebar 10 meter serta jalur pedestrian (pejalan kaki) selebar tiga meter di sisi kiri dan kanan jalan serta menggabungkan kawasan Royal Baru, Jalan Diponegoro, dan Jalan Juhdi menjadi satu kesatuan yang terhubung langsung dengan Alun-alun dan ditargetkan rampung dan diluncurkan pada Desember 2026.
“Penataan wajah kota ini merupakan wujud nyata kerja sama yang bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang,” kata Wali Kota Serang Budi Rustandi, di Serang, Senin (10/8/2026).
Budi menjelaskan, setelah proyek ini rampung, Pemkot Serang berencana menata kawasan Pasar Lama pada 2027 untuk dijadikan sentral ekonomi baru tanpa melupakan pembangunan di daerah sekitarnya. “Kota Serang ini harus menarik dilihatnya. Tapi kalau kita tidak menjaga dan membiarkannya kumuh, jadi saya mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga, jangan hanya mengandalkan pemerintah. Ini adalah tugas warga Kota Serang juga,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni turut menilai penataan wajah kota yang sedang gencar dilakukan saat ini semakin mempertegas eksistensi Kota Serang sebagai etalase dan ibu kota Provinsi Banten. “Kami akan terus berkolaborasi dalam rangka memperkuat Kota Serang agar menjadi kota yang mandiri dan sejahtera masyarakatnya,” ucapnya.
