Tingkatkan Kualitas Perkerasan Jalan, Jasa Marga Lanjutkan Rekonstruksi Jalan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang

Tony Prasetyo
3 Min Read

Bantentoday – PT Jasa Marga secara berkala melakukan pemeliharaan dan perbaikan pada bagian perkerasan yang memerlukan penanganan sebagai langkah preventif untuk mempertahankan kualitas jalan serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Hal in dikarenakan ruas Tol Jakarta–Tangerang merupakan ruas strategis yang memiliki volume lalu lintas tinggi dan menerima beban kendaraan secara terus-menerus.

“Pekerjaan yang berlangsung mulai Selasa, 18 Agustus 2026 hingga Senin, 24 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan jalan tol untuk meningkatkan kualitas perkerasan dan menjaga keandalan jalan dalam melayani mobilitas pengguna jalan. Melalui penanganan pada titik-titik yang membutuhkan perbaikan, kondisi perkerasan diharapkan tetap optimal sehingga dapat mendukung kelancaran dan keamanan pengguna jalan,” tulis siaran resmi PT Jasa Marga yang diterima, Selasa (18/8/2026) malam.

Lokasi dan waktu pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang untuk arah Tangerang meliputi Lajur 1, KM 17+035 s.d. KM 17+105, sebanyak 2 titik pekerjaan, dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB s.d. Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB dan lajur 5, Off Ramp Tangerang, dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Arah Jakarta meliputi lajur 1 dan Lajur 2, Off Ramp Karawaci 4, sebanyak 2 titik pekerjaan, dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB; lajur 2, On Ramp Bitung, dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Senin, 24 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB serta lajur 2, KM 16+390 s.d. KM 16+460, sebanyak 2 titik pekerjaan, dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB s.d. Senin, 24 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan akan ditutup sementara, sedangkan lajur lainnya tetap dioperasikan untuk melayani lalu lintas pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan dengan menyesuaikan kondisi arus kendaraan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan dengan memperhatikan informasi pekerjaan dan potensi kepadatan di sekitar lokasi. Pengguna jalan juga diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menjaga batas kecepatan dan jarak aman selama melintasi area pekerjaan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *