Jasa Marga Laksanakan Rekonstruksi Plat Jembatan Cisadane Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Pekerjaan rekonstruksi ini merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan jalan tol yang dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol.

Tony Prasetyo
2 Min Read
Pekerjaan rekonstruksi plat pada Jembatan Cisadane Ruas Tol Jakarta-Tangerang (Janger).

Bantentoday – Dalam upaya menjaga keandalan infrastruktur serta memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 2 JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi plat pada Jembatan Cisadane Ruas Tol Jakarta-Tangerang (Janger).

“Pekerjaan rekonstruksi ini merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan jalan tol yang dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol,” kata Panji Satriya, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division diketerangan resminya, Selasa (8/9/2026).

Kata Panji, bahwa selama pekerjaan berlangsung terdapat potensi penutupan sebagian maupun seluruh lajur pada area pekerjaan, yang dapat berdampak terhadap kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan rekonstruksi plat pada Jembatan Cisadane ruas Tol Jakarta – Tanggerang arah Jakarta akan dilaksanakan di Lajur 2, KM 19+600 s.d. KM 19+570, Jembatan Cisadane, dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026 pukul 10.00 WIB s.d. Senin, 14 September 2026 pukul 05.00 WIB. “Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan akan mengalami penutupan atau pembatasan sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, Jasa Marga telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, penutupan sebagian area kerja pada lajur terdampak, serta koordinasi dengan petugas terkait. Jasa Marga juga menyiapkan contraflow apabila terjadi kepadatan lalu lintas serta menyampaikan informasi pekerjaan melalui spanduk di JPO maupun Variable Message Sign (VMS).

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pelaksanaan pekerjaan. Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas,” tungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *