Bantentoday – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, memberikan pujian kepada karakter dan mentalitas para pemainnya setelah meraih kemenangan telak 5-1 atas Persik Kediri pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Menurutnya, kemenangan di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (31/10/2026), menjadi bukti mentalitas kuat yang dimiliki Pendekar Cisadane, terutama setelah melewati perjalanan tandang yang melelahkan.
Dalam pertandingan tersebut, Persita tampil dominan melalui kontribusi Alexandre Ramalingom yang mencetak dua gol serta Pablo Ganet yang membukukan hattrick. Hasil positif ini terasa semakin istimewa karena perjalanan tim menuju Kediri sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk. Pesawat yang ditumpangi rombongan Persita bahkan gagal mendarat beberapa kali sehingga harus mengalihkan penerbangan ke Bali.
Carlos Pena mengungkapkan, timnya berangkat dari Tangerang pada pukul 07.00 WIB dan baru tiba di Kediri sekitar pukul 23.00 WIB. Kondisi tersebut membuat perjalanan para pemain dan staf menjadi sangat melelahkan menjelang pertandingan.
“Ya, apa yang bisa saya katakan dengan hasil 5-1 di stadion yang sangat sulit ini, melawan tim yang sangat bagus. Apalagi dengan kondisi perjalanan yang kami alami kemarin,” ujar Carlos Pena seusai pertandingan.
Ia mengaku bangga karena para pemain tidak menjadikan kendala perjalanan sebagai alasan untuk tampil kurang maksimal. Sebaliknya, seluruh pemain mampu menunjukkan semangat dan memberikan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.
“Namun, lihatlah karakter para pemain saya; mereka tidak mencari alasan apa pun. Hari ini, mereka memberikan lebih dari seratus persen kemampuan mereka. Ini kemenangan yang sangat penting bagi kami,” tuturnya.
Pena menilai rentetan hasil positif pada awal musim menjadi indikasi bahwa Persita berada di jalur yang tepat. Ia menegaskan, timnya berusaha menjaga konsistensi permainan, baik ketika tampil di kandang maupun saat menjalani pertandingan tandang.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, perkembangan Persita juga terlihat dari semakin solidnya lini pertahanan serta kemampuan tim dalam menciptakan peluang. Ia mencontohkan pertandingan sebelumnya melawan Bali United, ketika Persita mampu menghasilkan banyak peluang meskipun penyelesaian akhirnya belum maksimal.

