Bantentoday – Tangerang Hawks Basketball (THB) memutuskan tidak melanjutkan partisipasinya dalam kompetisi basket profesional setelah lima tahun berkiprah di kancah bola basket nasional. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberlanjutan operasional klub di tengah tantangan ekonomi dan penentuan prioritas bisnis olahraga perusahaan.
Pemilik Tangerang Hawks Basketball, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan keputusan tersebut bukan hal yang mudah. Selama lima tahun berkompetisi, klub telah berupaya membangun organisasi, mengembangkan potensi pemain, serta berkontribusi terhadap perkembangan bola basket Indonesia.
Menurut Zaki, kondisi ekonomi saat ini menjadi tantangan bagi pengelolaan klub olahraga, termasuk di cabang bola basket. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, manajemen akhirnya memilih untuk menghentikan partisipasi di kompetisi profesional dan mengarahkan perhatian pada pembinaan pemain usia dini serta program akademi Hawks.
“Situasi ekonomi saat ini memberikan tantangan bagi industri olahraga, termasuk dalam pengelolaan klub. Kondisi ini tidak hanya dirasakan di basket, tetapi juga di cabang olahraga lainnya,” ujar Zaki.
Ia menambahkan, perusahaan juga akan memprioritaskan pengelolaan sumber daya dan manajemen di sektor sepak bola. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan di tengah kondisi bisnis olahraga yang dinamis.
Meski tidak lagi berkompetisi di level profesional, Tangerang Hawks menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan klub. Penghargaan tersebut ditujukan kepada para pemain, staf pelatih, ofisial, sponsor, mitra, suporter, Indonesian Basketball League (IBL), PERBASI, serta pihak lain yang terlibat selama lima tahun terakhir.
Zaki menilai pengalaman, perjuangan, dan pencapaian yang diraih selama mengikuti kompetisi profesional akan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Tangerang Hawks. Ia juga berharap ekosistem bola basket Indonesia terus berkembang, semakin profesional, dan mampu melahirkan lebih banyak pemain berkualitas.
“Basket Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kami berharap industri dan kompetisinya terus berkembang dan semakin profesional, sekaligus mampu melahirkan lebih banyak pemain dan talenta berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Tangerang Hawks selama menjadi bagian dari kompetisi basket profesional. Menurutnya, keberadaan klub tersebut telah memberikan kontribusi positif bagi perkembangan bola basket, khususnya di Tangerang dan secara nasional.
IBL juga menjelaskan bahwa meskipun keputusan klub telah disampaikan kepada manajemen liga pada 31 Agustus, terdapat prosedur administratif yang harus dipenuhi sebelum Surat Keputusan diterbitkan. Salah satu persyaratannya adalah penyelesaian seluruh kewajiban yang masih tertunda kepada pihak ketiga, termasuk pemain, mitra kerja, dan pihak terkait lainnya.

