Bantentoday – Persita Women harus mengakui keunggulan Dewa United FC Women setelah kalah dengan skor 0-3 pada pekan kedua Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25/10/2026).
Persita Women mampu menahan gempuran tim tamu sepanjang babak pertama hingga kedua tim bermain imbang tanpa gol. Namun, Dewa United FC Women berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-57 melalui Sheva Imut.
Keunggulan tim tamu bertambah pada menit ke-68 setelah Anna Hirakawa mencatatkan namanya di papan skor. Tiga menit berselang, Siti Rusdiana kembali membobol gawang Persita Women untuk memastikan kemenangan Dewa United FC Women dengan skor 3-0.
Pelatih Persita Women, Febriardie Bobihoe, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu memberikan perlawanan selama hampir satu jam pertandingan. Meski demikian, ia mengakui perbedaan kualitas pemain menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
“Yang pertama, saya apresiasi pemain-pemain saya atas kerja keras mereka hari ini,” ujar Febriardie.
Ia menilai Dewa United memiliki materi pemain yang berkualitas, termasuk pemain tim nasional dan pemain asing yang mampu memberikan perbedaan di lapangan.
“Cuma, memang sekali lagi kualitas yang bicara. Pemain-pemain Dewa kita ketahui ada pemain tim nasionalnya dan pemain asingnya bagus-bagus,” katanya.
Febriardie juga menyebut kelengahan kecil yang dilakukan timnya dapat dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol. Menurutnya, situasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Persita Women agar bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, penyerang Persita Women, Sarah Davi Aulia Zahra, menilai pertandingan melawan Dewa United FC Women menjadi pengalaman berharga bagi dirinya dan rekan-rekan setimnya.
Sarah mengakui pertandingan tersebut memberikan tekanan tersendiri. Namun, ia menegaskan timnya tetap berusaha menjaga kepercayaan diri dan membangun kerja sama di lapangan.
“Sejujurnya lawan hari ini bukan rival yang biasa buat saya. Kalau dari saya pribadi, sedikit agak ada tekanan,” ujar Sarah.
Meski demikian, ia tetap optimistis Persita Women dapat berkembang melalui latihan yang lebih intensif dan kerja sama tim yang solid.
“Akan tetapi, kami berusaha percaya diri dan saya percaya pada teman-teman saya. Intinya selama bekerja sama, kami bisa. Saya dan tim perlu berlatih lebih keras lagi untuk menghadapi lawan-lawan selanjutnya,” tambahnya.

