Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga dan Pelajar di Kabupaten Lebak

Tony Prasetyo
2 Min Read

Bantentoday – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengatakan layanan perpustakaan keliling menggunakan kendaraan roda empat dan dua membantu menumbuhkan minat baca masyarakat dan pelajar di wilayahnya. Perpustakaan keliling ini memiliki koleksi 23 ribu judul dan 43 ribu eksemplar buku, di antaranya buku keterampilan, ekonomi, kesehatan, agama, filsafat, cerita, pertanian, sosial, dan hukum yang juga dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa.

‎”‎Perpustakaan keliling ini milik Pemda dengan menggunakan kendaraan roda empat tercatat dua unit dan roda dua tercatat tiga unit. Dan hampir setiap hari beroperasinya,” kata Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip Lebak Ibnu Wahidin di Lebak, Selasa.

Menurutnya, layanan perpustakaan keliling menjangkau masyarakat dan pelajar di daerah tertinggal di pedalaman Kabupaten Lebak. “Selama ini masyarakat di daerah terpencil kesulitan untuk mengakses buku karena tidak ada perpustakaan,” ujarnya.

‎”Saya kira dengan perpustakaan keliling melalui mobil dan sepeda motor itu dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan pelajar,” katanya.

Selain itu, Ibnu menjelaskan pemerintah daerah mengoptimalkan Perpustakaan Saidjah Adinda milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan membuka pelayanan dari Senin hingga Sabtu. Pengunjung, bisa mengakses buku untuk dibaca mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. ‎Saat ini, pengunjung Perpustakaan Saidjah Adinda rata-rata 100 orang terdiri atas pelajar dan masyarakat umum.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong masyarakat membudayakan gemar literasi membaca karena dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). ‎”Kita meyakini gemar membaca itu dapat mewujudkan kemajuan daerah,” katanya.

Pihaknya setiap tahun juga menyelenggarakan aneka perlombaan, di antaranya lomba bertutur, bercerita, dan mewarnai gambar. ‎Selain itu, gerakan literasi membaca dilaksanakan di perpustakaan sekolah, perguruan tinggi, yayasan, serta pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). ‎”Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan pelajar,” katanya.

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *