Dinsos Kabupaten Lebak: 270 Siswa Sekolah Rakyat Masuk 31 Agustus 2026

Tony Prasetyo
2 Min Read

Bantentoday – Sebanyak 270 siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2026/2027 masuk pada 31 Agustus 2026 di gedung permanen seluas 8,8 hektare di Panggarangan.

‎”Siswa SR itu nantinya langsung mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS),” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak Iwan di Lebak, Sabtu (8/8/2026).

‎Peserta SR di Kabupaten Lebak tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 270 siswa antara lain untuk jenjang SD 30 siswa, SMP 120 siswa dan SMA 120 siswa.

‎Peningkatan jumlah peserta didik tersebut berdasarkan keputusan Kementerian Sosial (Kemensos) dari sebelumnya jenjang SD 25 siswa, SMP 75 siswa dan SMA 100 siswa.

‎Siswa SR tersebut kebanyakan putus sekolah akibat ekonomi orang tua, sehingga kuotanya ditambah, seperti di Kabupaten Lebak yang sebelumnya 200 siswa menjadi 270 siswa.

‎Semua peserta didik sebanyak 270 orang itu benar- benar keluarga kategori miskin dan miskin ekstrem Desil 1 dan Desil 2 sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

‎”Kami berharap anak-anak dari keluarga tidak mampu itu lebih semangat belajar di sekolah rakyat itu,” kata Iwan.

‎Menurut dia, para siswa Sekolah Rakyat tahun 2026 itu menempati gedung baru di Panggarangan yang dilengkapi fasilitas, antara lain ruangan belajar, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, dan rumah ibadah hingga lapangan olahraga.

‎Dengan demikian, pihaknya optimistis Sekolah Rakyat dapat melahirkan siswa yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul, dan mandiri sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

‎”Kami meyakini melalui pendidikan itu dapat memutus mata rantai kemiskinan,” katanya.

‎Sementara itu, Ketua Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Wahyu mengatakan verifikasi peserta Sekolah Rakyat dilakukan dari rumah ke rumah dengan memprioritaskan keluarga miskin dan miskin ekstrem.

‎”Kita menyeleksi peserta Sekolah Rakyat itu benar-benar anak dari keluarga desil 1 dan desil 2,” tutup Wahyu.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *