Pengadilan Agama Tangerang Rayakan Emansipasi Lewat Nuansa Budaya Nusantara

Pengadilan Agama Tangerang Rayakan Emansipasi Lewat Nuansa Budaya Nusantara

Bantentoday – Pengadilan Agama Tangerang memperingati Hari Kartini dengan semarak dan penuh makna. Peringatan tahun ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi refleksi nyata atas semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hidup dan relevan, termasuk di lingkungan peradilan.

Ketua Pengadilan Agama Tangerang, Khalid Gailea, S.H., M.H., dalam sambutannya, menekankan bahwa pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan Kartini, terutama dalam meningkatkan profesionalisme dan integritas aparatur peradilan, serta memberikan ruang yang adil bagi perempuan untuk berkembang.

Momentum Hari Kartini dimaknai sebagai pengingat bahwa perjuangan perempuan dalam memperoleh kesetaraan tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus berlanjut dalam setiap peran dan pengabdian, termasuk sebagai aparatur peradilan. Nilai-nilai Kartini seperti keberanian, kecerdasan, dan keteguhan, tercermin dalam semangat kerja yang profesional dan berintegritas.

Seluruh aparatur Pengadilan Agama Tangerang tampil anggun dan berwibawa dengan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ragam corak dan warna dari penjuru nusantara yang menghiasi kantor menciptakan suasana hangat dan penuh kebanggaan, sekaligus menjadi simbol kuat pelestarian budaya bangsa.

Kegiatan semakin meriah dengan salah satu momen yang menarik perhatian adalah pembacaan puisi oleh Hakim PA Tangerang YM Drs. Sarnoto, M.H., berjudul “Kartini” karya  Abuhael Sarnoto. Puisi tersebut disusun dengan pola suku kata “KAR-TI-NI” dan menggambarkan sosok Raden Ajeng Kartini sebagai simbol perjuangan perempuan, keteguhan iman, serta semangat emansipasi yang tak pernah padam.

Dengan gaya bahasa yang sederhana namun kuat, setiap bait puisi menekankan nilai perjuangan, pengorbanan, dan kemuliaan derajat perempuan. Pembacaan puisi ini menjadi refleksi mendalam atas peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, digelarnya kuis interaktif serta penyampaian pidato singkat tentang  kehidupan dan perjuangan Kartini oleh Ibu Dr. Hj. Yayuk Afiyanah, S.Ag., M.A. Antusiasme pegawai terlihat jelas saat mereka saling berkompetisi secara sehat, menunjukkan bahwa semangat belajar dan mengenal sejarah tetap tumbuh di tengah kesibukan tugas.

Pimpinan Pengadilan Agama Tangerang menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya tentang mengenang, tetapi juga tentang melanjutkan perjuangan. Semangat Kartini, menurutnya, harus terus dihidupkan dalam setiap langkah pengabdian, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang adil, inklusif, dan berperspektif gender.

TAGS