Gubernur Banten: Manfaatkan Program Sekolah Gratis untuk Raih Cita-cita

Bantentoday – Gubernur Banten Andra Soni meminta kepada para pelajar untuk memanfaatkan Program Sekolah Gratis secara maksimal dengan belajar sungguh-sungguh demi mencapai cita-cita. “Tanggung jawab kalian adalah belajar dengan baik untuk meraih cita-cita, manfaatkan program sekolah gratis ini sebaik mungkin,” kata Andra di Serang, Senin (20/7).
Program Sekolah Gratis adalah inisiatif pemerintah daerah (Pemda) yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan merata dan mencegah anak putus sekolah akibat kendala ekonomi. Program ini menanggung penuh berbagai biaya pendidikan, seperti SPP bulanan, uang pangkal, daftar ulang, hingga LKS. Di wilayah Banten dan Tangerang, program ini tidak hanya berlaku di sekolah negeri, tetapi juga memberikan subsidi di ratusan sekolah swasta.
Gubernur Andra mengatakan, pembentukan karakter selama menempuh masa pendidikan sangat penting. Kesuksesan sejati di masa depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi nilai akademik, melainkan harus diimbangi dengan sikap dan akhlak yang mulia. “Hormati guru dan sayangi teman,” ujarnya.
Kata Andra, kehadirannya ke sekolah-sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memastikan berbagai program prioritas di sektor pendidikan berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. “Melalui Program Sekolah Gratis, Pemprov Banten terus berupaya memperluas kesempatan belajar agar pendidikan merata bagi seluruh anak di wilayah Banten,” ujarnya lagi.
Melalui integrasi antara perluasan akses, peningkatan mutu pengajaran, dan motivasi yang kuat, Pemprov Banten optimistis kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayahnya dapat terus meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.
Berdasarkan data, Pemprov Banten telah membebaskan biaya pendidikan di 801 sekolah swasta setingkat SMA, SMK, dan SKh (Sekolah Khusus) di seluruh kabupaten/kota se-Banten. Tercatat, program prioritas ini telah memberikan manfaat nyata kepada 60.705 siswa kurang mampu. Pada tahun ini menambah kuota 10.000 siswa dan siswi MA swasta.
