Dampak Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Warga Tangerang Diminta Gunakan Masker

Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau telah berdampak luas ke wilayah Kabupaten Tangerang sehingga pemerintah daerah mengimbau agar seluruh elemen bisa mengantisipasi dampaknya.

Tony Prasetyo
2 Min Read

Bantentoday –  Dampak paparan abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, masyakarat di wilayah Tangerang diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruang.

“Masyarakat Kabupaten Tangerang disarankan dalam beraktivitas diluar ruang harus menggunakan masker sementara ini,” kata Bupati Maesyal di Tangerang, Minggu (6/9/2026).

“Tetap waspada dan menjaga keselamatan diri dengan selalu memakai alat pelindung diri seperti masker,” ujarnya.

Pasalnya, kata dia, sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau telah berdampak luas ke wilayah Kabupaten Tangerang sehingga pemerintah daerah mengimbau agar seluruh elemen bisa mengantisipasi dampaknya.

“Jadi abu vulkanik Krakatau ini dengan erupsinya sampai ke Tangerang. Buktinya tadi pagi saya bangun, keluar, ternyata itu banyak debu-debu yang ada di atas genteng, di atas kap mobil, tetangga, dan juga ada beberapa tempat yang memang banyak debunya itu dari Krakatau,” jelasnya.

Katanya, partikel abu vulkanik berbahaya bagi saluran pernapasan. Pemerintah menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah; dengan meningkatkan kehati-hatian dalam berkendara maupun beraktivitas harian di luar ruangan.

“Warga diminta tetap tenang namun siaga, serta terus memantau perkembangan situasi melalui kanal informasi resmi instansi terkait,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Maesyal juga mengajak seluruh warga Kabupaten Tangerang untuk memanjatkan doa bersama agar erupsi Gunung Anak Krakatau dapat segera mereda dan situasi kembali normal.

“Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius bahaya tiga kilometer dari kawah,” tambah Kepala Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau Deni Mardiono.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *