Disnakertrans Serang Bekali Warga Desa Wisata Keterampilan Meracik Kopi

By
3 Min Read

Bantentoday – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menggelar Pelatihan Barista Tematik Desa Wisata Tahun 2026 untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi pariwisata daerah.

Pelatihan yang berlangsung di Cafe and Resto Cisait, Kecamatan Ciruas, ini diikuti 16 peserta dari desa-desa wisata di Kabupaten Serang. Kegiatan dilaksanakan selama delapan hari, mulai 15 hingga 23 Oktober 2026, dengan total durasi pelatihan 80 jam.

Pembukaan pelatihan dilakukan Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Serang, Khairil Anwar, dan dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang Muhammad Furqon, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang Muhammad Furqon mengatakan, pelatihan tersebut dirancang secara khusus untuk mendukung pengembangan desa wisata melalui peningkatan keterampilan masyarakat setempat.

“Untuk pelatihan hari ini memang secara tematik untuk desa wisata. Jadi harapannya, nanti peserta pelatihan ini bisa mengembangkan wisata di masing-masing desanya,” ujar Furqon, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, selama pelatihan peserta akan mendapatkan materi kebaristaan secara menyeluruh. Materi tersebut meliputi pengenalan biji kopi, teknik meracik dan membuat kopi, hingga cara penyajian kepada konsumen.

Pelatihan berlangsung selama 10 jam setiap hari agar peserta memperoleh pembelajaran intensif, termasuk kesempatan mempraktikkan keterampilan secara langsung.

Menurut Furqon, pemilihan lokasi pelatihan di kafe dan restoran bertujuan memberikan pengalaman praktik yang mendekati situasi kerja sebenarnya. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika kembali ke desa masing-masing.

“Jadi bagaimana dari mulai pengenalan biji kopi, terus juga cara pembuatan kopi, sampai dengan nanti penyajiannya. Makanya kita ambil tempat di salah satu kafe, biar nanti bisa praktik langsung dari hasil pelatihan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit menilai pelatihan barista tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan wilayah melalui penguatan potensi desa wisata.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan daya tarik wisata di daerah masing-masing. Kehadiran layanan kopi yang berkualitas dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi destinasi wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Harapannya kemudian bagi pengelola atau masyarakat desa wisata yang dilatih hari ini kembali ke daerahnya mampu mengembangkan ilmunya. Tentunya ini akan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Serang,” tutur Basit.

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *