Dewa United Banten FC Bungkam Borneo FC 3-1

By
3 Min Read

Bantentoday – Dewa United Banten FC menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Borneo FC Samarinda dalam lanjutan BRI Super League 2026/27 pekan kelima. Banten Warriors mencetak dua gol pada masa tambahan waktu untuk membawa pulang kemenangan 3-1 dari Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9/2026).

Dewa United langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dan memberikan tekanan kepada lini pertahanan tuan rumah. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-14 setelah bek kanan Johnathan Pereira memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti untuk membawa Dewa United unggul 1-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung merespons. Ikhsan Nul Zikrak melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti pada menit ke-48 yang membuat skor berubah menjadi 1-1. Setelah itu, pertandingan berlangsung semakin ketat dengan kedua tim saling berupaya mencari gol tambahan.

Saat laga diperkirakan berakhir imbang, Dewa United justru mendapatkan momentum pada masa injury time. Taisei Marukawa dijatuhkan di kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Denilson Junior yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+1 untuk mengubah skor menjadi 1-2.

Denilson kembali menjadi aktor penting beberapa menit kemudian. Pada menit ke-90+5, ia memanfaatkan miskomunikasi di lini belakang Borneo FC untuk mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan Dewa United dengan skor 1-3.

Pelatih Dewa United Banten FC, Osmar Loss, mengakui kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. Menurutnya, situasi sulit yang dihadapi tim menjadi bagian penting dalam proses membangun karakter para pemain.

“Pertandingan ini berlangsung sulit. Kami sangat senang dapat meraih tiga poin di laga tandang,” ujar Osmar dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Segiri.

Osmar menilai timnya sempat kehilangan kendali setelah mencetak gol pertama. Kondisi tersebut menjadi pelajaran bagi para pemain bahwa kemenangan tidak selalu dapat diraih hanya dengan mengandalkan taktik dan strategi.

“Setelah mencetak gol pertama, para pemain sedikit kehilangan kendali dengan bola dan mulai kalah dalam sejumlah duel. Hal terpenting dari pertandingan ini adalah mengambil pelajaran bahwa terkadang kami perlu menunjukkan semangat juang yang lebih besar daripada sekadar mengandalkan taktik dan strategi,” katanya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *