Saka POM dan Balai POM Tingkatkan Keamanan Pangan di Kabupaten Tangerang

Saka POM dan Balai POM Tingkatkan Keamanan Pangan di Kabupaten Tangerang

Bantentoday – Dalam rangka intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H, Balai POM di Tangerang melaksanakan kegiatan operasional Mobil Laboratorium Keliling (Mobling) di wilayah Kabupaten Tangerang (26/02/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat serta melindungi konsumen dari risiko paparan bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan.

Kegiatan pengawasan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu pasar modern dan salah satu supermarket di wilayah Kabupaten Tangerang. Dalam pelaksanaannya, Balai POM di Tangerang turut melibatkan anggota Saka POM sebagai bentuk pemberdayaan generasi muda dalam mendukung pengawasan obat dan makanan. Selain itu, kegiatan ini juga bersinergi dengan lintas sektor, yakni Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten.

Pada kegiatan di pasar modern, dilakukan pengambilan dan pengujian terhadap 22 sampel pangan olahan. Sementara itu, di supermarket dilakukan pengujian terhadap 9 sampel pangan olahan. Seluruh sampel diuji menggunakan rapid test kit dengan empat parameter bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, yaitu Rhodamin B, Methanil Yellow, Boraks, dan Formalin.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari 22 sampel pangan olahan yang diperiksa di pasar modern, sebanyak 20 sampel memenuhi syarat (MS). Namun, terdapat 2 sampel yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena diduga mengandung pewarna tekstil Rhodamin B, yaitu pada produk kue mangkok berwarna pink dan kue bolu kukus berwarna pink hijau. Adapun 9 sampel pangan olahan yang diuji di supermarket seluruhnya memenuhi syarat (MS).

Terhadap pedagang yang menjual produk pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya, Balai POM di Tangerang segera melakukan tindak lanjut berupa edukasi terkait keamanan pangan. Untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen pelaku usaha, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh pedagang untuk tidak menjual pangan yang mengandung bahan berbahaya serta memastikan produk yang diperdagangkan aman bagi konsumen.

Balai POM di Tangerang mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih pangan, khususnya selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri di mana permintaan pangan meningkat. Masyarakat diharapkan mengenali ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya, antara lain warna yang terlalu mencolok atau tidak wajar, serta selalu ingat Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa.

TAGS