Pemkot Serang Gandeng UPG Luncurkan Serang Digital

Pemkot Serang Gandeng UPG Luncurkan Serang Digital

Bantentoday – Mulai hari ini, urus administrasi kependudukan (Adminduk), surat menyurat, hingga urusan ketenagakerjaan tidak perlu lagi membuang waktu dalam antrean panjang.

Pemerintah Kota Serang meluncurkan aplikasi Serang Digital dalam sebuah acara meriah di Ballroom Hotel Horison, Senin (25/5/2026). Langkah berani ini diambil demi mempercepat transformasi pelayanan publik yang mandiri, transparan, dan serba praktis.

Menariknya, aplikasi mutakhir ini lahir dari kolaborasi strategis antara Pemkot Serang dengan Universitas Primagraha (UPG), dan hebatnya lagi: 100% non-APBD alias gratis bagi kas daerah!

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik ini adalah jawaban konkret atas kebutuhan masyarakat modern yang menuntut kecepatan dan efisiensi.

“Ke depan, masyarakat tidak perlu lagi mengantre ke Disdukcapil, Disnaker, atau mengurus administrasi lainnya secara manual. Sekarang cukup melalui handphone, semua layanan bisa diakses dengan mudah dari mana saja,” ujar Budi dengan optimis.

Budi juga memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Primagraha yang telah menunjukkan kontribusi nyata, bukan sekadar teori di dalam kampus.

“Kolaborasi ini berawal dari sebuah audiensi yang kemudian dieksekusi menjadi solusi nyata bagi warga kota,” Ucapnya

Budi mengungkapkan kerja sama tersebut bermula dari audiensi antara Pemkot Serang dan pihak UPG yang kemudian berkembang menjadi kolaborasi konkret dalam mendukung program pembangunan daerah. Pemkot Serang juga akan segera menindaklanjuti nota kesepahaman bersama UPG, termasuk program pendidikan “Satu Kelurahan Satu Sarjana”.

“Kami sudah MoU dengan UPG dan segera melakukan PKS terkait program satu sarjana satu kelurahan. Ke depan bahkan kami ingin ada satu kecamatan satu dokter,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat bergerak cepat mendukung program digitalisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Serang.

“Budaya lama harus dibuang. Sekarang harus bergerak cepat agar program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.

TAGS