Mendag Busan Ajak Mahasiswa Berwirausaha Sejak Dini

Mahasiswa harus mencoba menjadi wirausaha untuk menghasilkan produk berkualitas sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Tony Prasetyo
3 Min Read
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat memberikan kuliah umum bertema “Kebijakan Perdagangan Indonesia” di UNIDSOE, Jumat, (28/8/2026).

Bantentoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak mahasiswa untuk mencoba menjadi wirausaha sejak usia dini. Dengan begitu, mahasiswa akan menjadi pelaku usaha yang lebih matang kedepannya. Dengan memulai wirausaha, mahasiswa dapat langsung merasakan peluang bisnis baik di pasar dalam negeri maupun di luar negeri.

“Pasar Indonesia yang besar dengan penduduk lebih dari 280 juta jiwa menjadi peluang bagi adik-adik untuk mulai berwirausaha dan mengisi pasar dalam negeri dengan produk-produk lokal yang berkualitas. Cobalah berwirausaha untuk menghasilkan produk berkualitas sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujar Mendag Busan saat memberikan kuliah umum bertema “Kebijakan Perdagangan Indonesia” dihadapan mahasiswa Universitas Dr. Soekardjo (UNIDSOE) di Banyuwangi, Jawa Timur , Jumat, (28/8/2026).

Disela acara, Mendag Busan menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Dr. Soekardjo dan Kemendag mengenai pengembangan mahasiswa melalui Program Campuspreneur. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa semakin didorong untuk mengembangkan potensi kewirausahaan, memperluas wawasan dan pengalaman dalam berusaha, serta mempersiapkan diri menjadi wirausaha muda.

“Kemendag memiliki Program Campuspreneur untuk mendukung tumbuhnya wirausaha muda dari lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan penguatan daya saing produk hingga kapasitas ekspor. Hal ini mencakup pengembangan desain produk, akses pembiayaan, hingga strategi untuk masuk ke pasar global,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menambahkan, peserta Campuspreneur yang terkurasi akan berkesempatan untuk mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14–18 Oktober 2026 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Kemendag mempersiapkan ruang promosi khusus Campuspreneur, serta memfasilitasi pitching dan penjajakan bisnis (business matching) dengan calon buyer. Dengan begitu, produk-produk inovatif hasil karya mahasiswa dapat bertemu langsung dengan mitra bisnis dari mancanegara.

Sementara itu, Rektor UNIDSOE, Soekardjo, menyampaikan kesiapan UNIDSOE menjadi mitra Kemendag, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan dunia usaha dalam memperkuat ekosistem perdagangan internasional. “Kami siap menjadi mitra untuk memperkuat ekosistem perdagangan internasional di Banyuwangi. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membawa produk unggulan Banyuwangi menuju pasar dunia,” ujar Soekardjo.

“Perguruan tinggi perlu menjadi ruang lahirnya gagasan, inovasi, kewirausahaan, dan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, mahasiswa perlu melihat peluang untuk menciptakan usaha dan nilai tambah di tengah perekonomian yang semakin terbuka,” tutup Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *