Bantentoday – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Serang mengalami inflasi sebesar 3,27 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Agustus 2026. Inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang berada di level 111,88, dengan kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang kenaikan harga tertinggi dengan inflasi sebesar 10,02 persen. Selanjutnya, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami kenaikan 5,09 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,55 persen, transportasi 3,73 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,06 persen.
Kenaikan harga juga terjadi pada kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,04 persen; pakaian dan alas kaki 2,02 persen; perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,83 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,44 persen; serta kelompok kesehatan sebesar 0,22 persen. Sementara itu, kelompok pendidikan justru mengalami deflasi sebesar 0,90 persen secara tahunan.
Secara bulanan, tingkat inflasi Kota Serang pada Agustus 2026 tercatat 0,39 persen (month to month/m-to-m). Sementara itu, secara kumulatif sejak awal tahun atau year to date (y-to-d), inflasi Kota Serang mencapai 1,86 persen.

