Imbas HET SPHP naik, permintaan beras di Lebak dan Pandeglang turun

Imbas HET SPHP naik, permintaan beras di Lebak dan Pandeglang turun

Bantentoday.id –  Setelah naiknya Harga Eceran Tertinggi (HET), permintaan beras medium Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Lebak dan Pandeglang mengalami penurunan. Kenaikan terjadi pada 1 Mei 2024 lalu dengan HET dari sebelumnya Rp10.500/kilogram menjadi Rp12.500/kilogram.

“Harga beras medium di Gudang Bulog Rp11.000 dan HET Rp12.500/kilogram,” kata Humas Perum Bulog Divre Lebak – Pandeglang Agus, Selasa (14/5/2025).

Agus bilang, saat ini, permintaan beras SPHP di Kabupaten Lebak dan Pandeglang terjadi penurunan dibandingkan dari dua bulan sebelumnya.

Penjualan beras medium SPHP terhitung dari tanggal 1 sampai dengan 14 Mei 2024 sebanyak 3.825 kilogram. Penjualan beras SPHP tersebut menurun jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada bulan April 2024 mencapai 91.320 kilogram.

“Kami menduga menurunnya permintaan beras SPHP itu, selain terjadi kenaikan HET juga memasuki musim panen diberbagai daerah di Banten,” katanya.

Menurut dia, persediaan stok beras SPHP relatif cukup untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Lebak dan Pandeglang, namun saat ini permintaan pasar terjadi penurunan.

Bahkan, kualitas beras medium SPHP itu cukup bagus dan layak dikonsumsi masyarakat. “Meski terjadi penurunan permintaan pasar, tetapi stok beras medium di gudang selalu terpenuhi jika diperlukan operasi pasar,” tutupnya.

CATEGORIES
TAGS