Wardah Hadirkan Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dengan Evidence-Based Science

Wardah Hadirkan Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dengan Evidence-Based Science

Bantentoday – Wardah, brand kecantikan Indonesia No.1 di Asia Tenggara versi Milieu Insight dan peraih Brand of The Year 2025 pada ajang MMA Smarties Awards 2025, meluncurkan Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer, pelembab yang dirancang dengan evidence-based science untuk menjawab kebutuhan kulit sensitif di tengah gaya hidup modern. Peluncuran ini digelar dalam acara “Sensitive Skin Solutions: Evidence-Based Approaches for Skin Resilience” sebagai bagian dari rangkaian Beauty Science Tech (BST) 2026 di Pondok Indah Mall 3 Jakarta.

Dalam beberapa tahun terakhir, kulit sensitif menjadi salah satu skin concern dengan pertumbuhan paling pesat secara global maupun di Indonesia. Paparan polusi, iklim tropis dengan panas dan kelembaban tinggi, stres, serta kebiasaan penggunaan skincare aktif secara berlapis tanpa disadari dapat menurunkan toleransi kulit. Ketika toleransi kulit menurun, kulit menjadi lebih mudah bereaksi terhadap stimulus ringan sekalipun. Banyak konsumen akhirnya terjebak dalam sensitive skin cycle, siklus di mana kulit terasa sensitif, ditenangkan sementara, namun kembali reaktif karena akar permasalahan pada skin barrier belum sepenuhnya teratasi.

Berangkat dari pemahaman bahwa kulit sensitif merupakan kondisi nyata yang membutuhkan pendekatan khusus, Wardah mengembangkan Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dengan filosofi barrier-first care. Produk ini tidak hanya diformulasikan untuk menenangkan gejala, tetapi juga menargetkan akar permasalahan kulit sensitif melalui penguatan skin barrier dan peningkatan skin tolerance. Pendekatan ini hadir di tengah pergeseran preferensi konsumen global yang kini semakin mengutamakan perawatan kulit yang gentle, aman, dan sesuai untuk penggunaan jangka panjang.

“Di Wardah, kami melihat kulit sensitif bukan sebagai kondisi yang harus terus ditenangkan sementara, tetapi kondisi yang membutuhkan pendekatan jangka panjang. Karena itu, Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer kami hadirkan sebagai perawatan harian yang membantu membangun toleransi kulit, agar kulit tetap nyaman dan tidak mudah kembali reaktif,” ujar Arum Pratiwi, Senior Head Brand Wardah Skincare Advance.

Dari sisi medis, Dr. Arini Widodo, SM, SpDVE, Dermatologist, menjelaskan bahwa kulit sensitif memiliki tingkat toleransi yang lebih rendah terhadap berbagai stimulus. Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) dan memicu respon neuro-inflamasi, sehingga kulit menjadi lebih reaktif. “Kulit sensitif membutuhkan perawatan yang membangun toleransi, bukan eksperimen berulang. Rutinitas yang gentle dan konsisten menjadi kunci untuk memutus siklus iritasi,” jelasnya.

Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer diformulasikan dengan kombinasi bahan aktif Neutrazen™, Madecassoside, dan Biomimetic Ceramide. Neutrazen™ membantu menenangkan respons iritasi dan mendukung skin immunity, Madecassoside berperan meredakan kemerahan sekaligus memperkuat skin barrier, sementara Biomimetic Ceramide bekerja meniru lipid alami kulit untuk menjaga kelembapan dan ketahanan barrier. Formulasi ini telah teruji secara klinis dalam membantu meningkatkan kenyamanan dan ketahanan kulit sensitif, dengan tekstur ringan yang sesuai untuk iklim tropis dan penggunaan harian.

Berdasarkan hasil uji klinis, Wardah Derma Sensitive Moisturizer dinilai efektif sejak penggunaan awal, dengan perbaikan tekstur kulit dan penurunan kekasaran hingga 12,13 persen setelah aplikasi pertama, peningkatan hidrasi sebesar 21,11 persen, serta berkurangnya kemerahan (erythema) hingga 93,55 persen setelah 2 minggu penggunaan. Penggunaan berkelanjutan juga menunjukkan pengurangan ukuran jerawat hingga 89,71 persen, pengurangan lesi jerawat inflamasi sebesar 25,81 persen dan non-inflamasi 25,54 persen setelah dua minggu.

Hasil uji tersebut sejalan dengan hasil consumer test pada 36 wanita dengan kulit sensitif selama 2 minggu pemakaian, di mana 90 persen panelis merasakan kulit lebih terhidrasi, 94 persen menyatakan berkurangnya kemerahan dan rasa gatal serta kulit terasa lebih halus, sementara 90 persen menyepakati penurunan sensasi perih atau menyengat sejak penggunaan awal. Konsistensi antara hasil uji dan pengalaman pengguna ini memperkuat komitmen Wardah dalam menghadirkan edukasi berbasis sains, bahwa kulit sensitif bukanlah tanda kulit yang lemah, melainkan kulit yang membutuhkan perawatan yang tepat dan dapat dipercaya.

Melalui peluncuran ini, Wardah menegaskan komitmennya dalam mengedukasi konsumen bahwa kulit sensitif merupakan kondisi kulit yang membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat. Dengan pendekatan evidence-based science dan fokus pada skin tolerance, Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dihadirkan sebagai solusi yang aman, efektif, dan relevan untuk mendukung kesehatan kulit sensitif dalam jangka panjang.

Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer mulai tersedia pada tanggal 21 Januari 2026 dan dapat diperoleh melalui Exclusive Launching Shopee, memberikan akses lebih luas bagi konsumen terhadap solusi perawatan kulit sensitif berbasis dermatologis.

TAGS