Tiga Siswa SMK Budi Luhur Catat Prestasi di Elektro Expo 2025

Bantentoday – Politeknik Negeri Semarang (Polines), Jurusan Teknik Elektro menggelar Elektro Expo 2025 pada, Selasa (30/9/2025) di Gedung Polines Semarang.
Acara tahunan yang rutin digelar Mahasiswa/i jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang (Polines) ini sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa dan siswa yang mempunyai potensi dan bakat di bidang elektro.
Terdapat empat kategori, yaitu kategori PLC dan Scada, kategori robot soccer/robot Transporter, internet of things (IoT) dan design UI/UX berbasis web/ mobile.
Pada Elektro Expo 2025 ini juga diisi dengan lomba elektro untuk tingkat perguruan tinggi maupun SMK/SMA sederajat.
Selain itu, elektro expo kali ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Tidak hanya dari kota Semarang, tapi juga dari daerah lain seperti Malang, Bandung, Tangerang, Jakarta, hingga Medan.
Dan salah satu SMK yang turut mengikuti Elektro Expo 2025 yaitu, SMK Budi Luhur, Kota Tangerang, Banten.
Para siswa SMK Budi Luhur yang mengikuti Elektro Expo 2025, yakni William Wardana (XII-RPL), Angga Faot (XII-RPL) dan Muhammad Zahir Siraj (XI-RPL).
Ketiganya mengikuti lomba untuk kategori Internet of Things (IoT) dan berhasil merebut Juara 3 Internet of Things dan Juara 2 Design produk inovasi.

Ketiga siswa SMK Budi Luhur yang mengikuti Elektro Expo 2025 di Polines, Semarang
“Selamat dan sukses untuk para siswa yang berhasil meraih juara Elektro Expo. Capaian ini sangat membanggakan bagi seluruh civitas SMK Budi Luhur,” kata Kepala Sekolah SMK Budi Luhur, Joko Waluyo di keterangannya, Kamis (2/10/2025).
Menurut Joko, capaian ini berkat kerja keras semua pihak, khususnya para siswa yang memiliki kemampuan di bidang elektro.
“Semoga capaian dan prestasi yang diraih kali ini dari para siswa memberikan tambahan motivasi untuk terus berkembang dan menemukan inovasi baru dalam dunia elektro,” ucap Joko.
“Dan, keahlian mereka (para siswa-red) dapat bermanfaat bagi dunia industri khususnya elektro di Indonesia,”
Joko mengatakan, bahwa bakat adalah percikan api, tetapi minat dan disiplinlah yang akan menjadikannya kobaran api prestasi.
“Biarkan apimu membara, hingga menerangi namamu di tingkat nasional,” ucap Joko lagi.
