“Red Days Alert” Gaungkan Pentingnya Edukasi Kebersihan Kewanitaan: Air Saja Tak Cukup, Saatnya Peduli dengan Solusi Tepat

Bantentoday – Peringatan World Menstrual Hygiene Day (MHD) tahun ini menjadi momentum penting untuk membicarakan isu yang selama ini kerap dianggap tabu: kesehatan area kewanitaan saat menstruasi. Kampanye digital bertajuk ‘Red Days Alert’ yang diluncurkan di media sosial sukses mencuri perhatian publik dengan visual CGI kupu-kupu ungu yang terbang di sekitar kain merah misterius di tengah kota Jakarta.
Bukan sekadar tampilan visual yang menarik, kampanye ini menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya edukasi kebersihan kewanitaan, terutama di masa menstruasi. Fakta menunjukkan bahwa hanya 25% perempuan Indonesia usia 10–24 tahun yang mengetahui informasi dasar mengenai menstruasi sebelum mengalaminya. Padahal, setiap harinya, lebih dari 300 juta perempuan di seluruh dunia mengalami menstruasi secara bersamaan.
Selama periode menstruasi, perempuan kerap mengalami keputihan, gatal, atau iritasi ringan di area kewanitaan. Banyak yang tidak menyadari bahwa air saja tidak cukup untuk menjaga kebersihan dan mengatasi gejala tersebut. Area kewanitaan memiliki lingkungan mikroba alami yang sangat sensitif terhadap perubahan pH dan kelembapan selama Red Days. Dalam kondisi ini, penggunaan antiseptik khusus yang mengandung Povidone-Iodine menjadi solusi yang direkomendasikan oleh para ahli.
Menurut Fitria Dewi Astari, Brand Manager Feminine Care, “Perempuan aktif berhak merasa nyaman dan percaya diri di setiap momen, termasuk saat Red Days. Edukasi menjadi kunci utama agar mereka tahu cara mengatasi ketidaknyamanan yang muncul. Kampanye ini juga didorong oleh semangat #IniCaraCewek Jadi Unstoppable.”
Sementara itu, dr. Nadia Alaydrus, Medical and Women’s Health Advocate, menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya perawatan kebersihan area kewanitaan belum merata. “Iritasi ringan dan keputihan sering disebabkan oleh mikroorganisme yang tidak bisa diatasi hanya dengan air. Antiseptik dengan Povidone-Iodine terbukti efektif untuk membantu meredakan keluhan ini,” jelasnya.
Kampanye ‘Red Days Alert’ tidak hanya menjadi ruang diskusi publik, tetapi juga memicu aksi kolektif perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan tubuh mereka sendiri. Melalui testimoni dan unggahan di media sosial, banyak perempuan berbagi pengalaman serta tips menjaga kenyamanan selama menstruasi, sekaligus menyuarakan pentingnya dukungan dari lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar kampanye, ‘Red Days Alert’ adalah gerakan yang menormalisasi percakapan seputar menstruasi dan kesehatan reproduksi. Ini adalah ajakan agar perempuan tidak hanya bersih dan sehat secara fisik, tetapi juga merasa didengar, diberdayakan, dan tidak sendiri dalam menghadapi Red Days.
