Persita Siap Tantang Arema FC di Laga Pamungkas 2025,

Bantentoday – Laga terakhir kalender 2025 BRI Super League 2025/26 akan mempertemukan Pendekar Cisadane dengan tuan rumah Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/12/2025). Pertemuan ini merupakan partai tunda pekan kedelapan yang sejatinya dijadwalkan berlangsung pada September lalu.
Untuk pertama kalinya, tim asal Tangerang itu akan merasakan atmosfer Stadion Kanjuruhan setelah venue tersebut direvitalisasi pasca tragedi memilukan yang terjadi pada 2022.
Namun, Pelatih Carlos Pena harus memutar otak untuk meracik lini belakang tanpa sang kapten, Muhammad Toha. Bek andalan Persita itu absen akibat menjalani hukuman akumulasi kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Persijap Jepara di pekan ketujuh.
Sementara itu, Arema FC yang sempat pincang saat bersua Madura United, diprediksi bisa tampil lebih komplet. Nama-nama seperti Julian Guevara dan Ian Puleio sudah dapat dimainkan kembali setelah absen sebelumnya akibat akumulasi kartu, sementara striker Dalberto Alves diharapkan dapat memperkuat daya gedor Singo Edan. Situasi ini memberikan angin segar bagi tim tuan rumah yang tengah mengejar konsistensi performa.
Persita datang ke Malang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Persik Kediri 3-0 pada pekan sebelumnya. Di sisi lain, Arema FC masih mencari kemenangan kandang setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra Madura United pada laga terakhir mereka.
Secara catatan pertemuan, Arema FC masih unggul jauh. Dari 15 duel terakhir kedua tim di berbagai kompetisi, Singo Edan meraih 10 kemenangan, sedangkan Persita baru mencatatkan dua kali kemenangan. Namun, Arema FC justru mengalami tantangan besar ketika tampil di rumah sendiri pada musim ini. Dari tujuh laga kandang, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dan sekali imbang, sementara empat pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Persita kini menempati urutan keenam dengan 22 poin dari 14 pertandingan, sedangkan Arema FC berada di posisi ke-11 dengan koleksi 18 poin. Kemenangan akan menjadi harga mati bagi kedua tim: Persita ingin menutup tahun dengan terus menjaga posisi papan atas, sementara Arema FC berambisi memperbaiki performa kandang dan mempersempit jarak dengan tim di atasnya.
