DPRD Dorong Psikotes untuk Perkuat Mental Atlet Jelang POPDA dan PORPROV Banten

Bantentoday – Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri Septiawan Permana, menegaskan pentingnya penguatan aspek mental dalam meningkatkan kesiapan atlet menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Banten.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan psikotest yang diselenggarakan oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Tangerang bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Provinsi Banten, di Gedung KNPI Kota Tangerang, Sabtu (11/4/26).
“Yang paling penting, ini akhirnya menjadi sebuah terobosan bahwa dalam mencapai sebuah tujuan untuk prestasi di dunia olahraga melibatkan instrumen-instrumen di luar olahraga, itu juga menjadi hal yang strategis,” ujarnya.
Tak hanya itu, Andri yang juga Ketua Umum PERBASI Kota Tangerang menekankan, pentingnya peran orang tua dalam mendukung kondisi mental atlet. Oleh karena itu, kegiatan ini turut melibatkan orang tua guna memperkuat sinergi dalam pembinaan atlet, sekaligus menjadi jembatan untuk bersama-sama menggali potensi serta mendeteksi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi mental anak.
Sementara itu, Psikolog HIMPSI Provinsi Banten, Yohanes Ari Setiawan, mengapresiasi langkah PERBASI Kota Tangerang yang melibatkan tenaga profesional psikologi dalam pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam menjaga kesehatan mental anak.
“Orang tua diharapkan tidak memberikan tekanan berlebihan, melainkan hadir sebagai pendengar dan pelindung emosi anak,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa psikotest yang dilakukan meliputi tes intelegensi, kepribadian, serta gaya kerja dan komunikasi. Hasil tes tersebut bukan untuk menilai benar atau salah, melainkan untuk mengetahui kecocokan pendekatan yang tepat bagi setiap atlet.
Di sisi lain, salah satu orang tua atlet, Taufan, menyampaikan apresiasi atas pelibatan orang tua dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat hubungan antara orang tua dan anak dalam mendukung prestasi olahraga.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena dapat meningkatkan bonding antara orang tua dan anak dalam aktivitas olahraga yang positif,” ungkapnya.
