Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Wakil Persita Ukir Sejarah

By
4 Min Read

Bantentoday – Timnas Indonesia sukses meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit dan berakhir imbang 2-2, sebelum Skuad Garuda menang 4-2 dalam babak adu penalti. Penampilan Emil Audero menjadi salah satu kunci kemenangan setelah mampu menggagalkan tendangan eksekutor keempat Thailand, Nattapong Sayriya.

Laga final berlangsung penuh drama. Indonesia lebih dulu unggul melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Thailand kemudian merespons hanya tiga menit berselang lewat Iklas Sanron untuk mengubah skor menjadi 1-1. Pada babak tambahan waktu, Peeradol Chamrasamee membawa Thailand berbalik unggul 2-1 pada menit ke-111. Namun, Elkan Baggott kemudian mencetak gol penyama kedudukan yang membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Empat eksekutor Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya. Sementara Thailand gagal melalui Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya.

Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Timnas Indonesia untuk kembali meraih trofi. Skuad Garuda sebelumnya disebut menjalani puasa gelar selama 35 tahun sejak terakhir kali meraih medali emas SEA Games 1991. Kesuksesan di FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi catatan penting bagi perjalanan sepak bola Indonesia di level regional.

Kesuksesan tersebut juga turut melibatkan dua perwakilan Persita, yakni pemain belakang Dion Markx dan pelatih kiper Raden Muhammad Sabilillahi. Dion mengaku bangga dapat menjalani pemanggilan pertamanya bersama Timnas Indonesia sekaligus menjadi bagian dari skuad yang menorehkan sejarah. “Cara yang luar biasa untuk menjalani pemanggilan pertama saya. Bangga, bersyukur, dan bahagia bisa menjadi bagian dari tim pemenang ini. Kenangan yang takkan pernah saya lupakan,” ujar Dion.

Sementara itu, Coach Sabil yang bergabung dengan Persita pada awal musim turut dipercaya menjadi bagian dari staf kepelatihan penjaga gawang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia sebelumnya mendapat pemanggilan untuk membantu Timnas Indonesia U-23 pada masa persiapan AFF U-23 2025, sebelum kembali dihubungi pada akhir Agustus 2026 untuk mengikuti proses interview sebagai Asisten GK Timnas.

Setelah mendapat konfirmasi bergabung, Coach Sabil bekerja bersama dua pelatih kiper, Andrej Kostolansky dan Damian Van Rensburg, serta mendampingi tiga penjaga gawang, yakni Maarten Paes, Emil Audero, dan Nadeo Argawinata. Menurutnya, turnamen tersebut memberikan banyak pengalaman baru, termasuk kesempatan mempelajari pengelolaan set pieces menyerang dan bertahan dari Kostolansky serta menangani tiga kiper dengan karakter berbeda.

“Banyak sekali yang saya dapatkan selama menjalani turnamen ini. Pertama tentu adalah ilmu dan pengalaman baru dari Head Goalkeeper Coach, Andrej Kostolansky terutama dalam hal mengatur set pieces menyerang dan bertahan,” kata Coach Sabil.

Ia juga mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia hingga meraih gelar juara. “Tentu saja syukur alhamdulillah, semua ini atas izin Allah dan saya sangat bersyukur, terharu, senang dan juga bangga karena bisa jadi bagian dari sejarah baru untuk Timnas Indonesia,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *