Bantentoday – Setelah sukses meneror layar bioskop Asia Tenggara mulai dari Malaysia, Kamboja, hingga Singapura, film horor kolaborasi internasional terbaru, Khadam, akhirnya resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 16 September 2026 lalu.
Film hasil garapan Red Communications dan Komet Productions (Malaysia) yang bekerja sama erat dengan dua rumah produksi ternama Indonesia, MAGMA Entertainment dan VMS Studios, langsung menjadi topik hangat di kalangan penikmat film tanah air. Digadang-gadang sebagai salah satu pengalaman sinematik horor paling mencekam dan berkelas di tahun 2026, berikut adalah 3 alasan utama kenapa kamu tidak boleh melewatkan film Khadam di layar lebar!
1. Transformasi & Akting Terbaik Sepanjang Karier Aghniny Haque
Menandai debut internasional pertamanya, aktris kebanggaan Indonesia, Aghniny Haque, menuai banjir pujian dari para kritikus dan penonton regional. Di film ini, Aghniny mengambil tantangan ekstrem dengan memerankan Melor, seorang ibu tunawicara yang harus berjuang mati-matian melindungi anak-anaknya dari entitas gaib warisan ibunya yang justru ingin membasmi dan merebut identitas keluarganya.
Aghniny tidak sekadar tampil menakutkan, ia menghidupkan karakter Melor tanpa sebaris kata pun dialog lisan. Demi mendalami peran pahlawan tanpa suara ini, Aghniny menjalani persiapan intensif berbulan-bulan hingga mempelajari bahasa isyarat kuno era 1950-an yang khusus dirancang untuk film ini. Hasilnya? Setiap tarikan napas, kepedihan mata, hingga jeritan sunyi yang ia tampilkan sukses membuat bulu kuduk berdiri sekaligus mengiris hati.
2. Horor Emosional: “Masuk Ketakutan, Keluar Menahan Tangisan”
Bagi kamu yang jenuh dengan formula horor yang sekadar mengandalkan jump scare bising, Khadam menawarkan atmosfer teror yang jauh lebih intim dan membekas. Banyak penonton yang sudah menyaksikannya mengakui sensasi unik: “Masuk bioskop dibikin ketakutan setengah mati, tapi pas keluar malah menahan tangisan haru.”
Di balik kengerian entitas penjaga yang haus dominasi, film ini menyuguhkan kisah emosional tentang pengorbanan tanpa batas seorang ibu untuk darah dagingnya. Pertanyaan “Sampai sejauh mana seorang ibu rela berjuang demi keselamatan anak-anaknya?” menjadi jangkar emosional yang menyayat hati dan dijamin membuat siapa pun larut dalam kepedihan karakter Melor.
3. Kolaborasi Sinematik Akbar Lintas Negara
Khadam bukan sekadar film horor biasa, melainkan bukti nyata megahnya sinergi perfilman regional. Proyek ambisius ini menggandeng kekuatan studio dari berbagai negara di Asia:
- Malaysia: Red Communications, Komet Productions, Golden Screen Cinemas, dan Primeworks Studios
- Indonesia: MAGMA Entertainment dan VMS Studios
- India: Applause Entertainment
- Hong Kong / China: Sil-Metropole Organisation
Kolaborasi antarnegara ini menghadirkan standar produksi yang sangat matang, tata visual atmosferik yang autentik, serta narasi folklor Nusantara yang dikemas secara universal sehingga relevan dinikmati oleh penonton lintas bangsa.
Selain penampilan spektakuler Aghniny Haque, Khadam juga didukung oleh jajaran bintang papan atas asal Malaysia, seperti Datuk Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, Zarra Zaff, Karl El, dan aktris kawakan peraih penghargaan, June Lojong.
Penasaran ingin membuktikan sendiri kengerian dan keharuan kisahnya? Film horor Khadam saat ini sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia (CGV, Cinepolis, dan Sams Studios).

