Bantentoday – Samsung Galaxy Watch Ultra2 menghadirkan fitur pemantauan biometrik yang membantu pengguna memahami pola pemulihan tubuh saat tidur melalui fitur Vitals di aplikasi Samsung Health.
Mengandalkan Samsung BioActive Sensor, perangkat ini memantau lima indikator utama, yakni detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen darah (SpO₂), kemudian membandingkan data tersebut dengan baseline personal yang dibentuk dari pemantauan tidur selama sedikitnya tujuh malam berturut-turut.
Data tersebut dirangkum melalui sejumlah indikator seperti Heart Health Score, Sleep Score, dan Energy Score untuk membantu pengguna melihat kecenderungan kondisi tubuh serta pola istirahatnya.
Medical Doctor & Author dr. Gia Pratama menekankan bahwa data tersebut bukan alat diagnosis medis, melainkan dapat digunakan untuk mengenali perubahan pola tubuh dari waktu ke waktu dan menjadi pertimbangan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis apabila terdapat perubahan yang konsisten.
Untuk mendukung kualitas tidur, dr. Gia juga menyarankan metode 4-3-2-1 yang mencakup menghentikan aktivitas fisik berat empat jam sebelum tidur, menghindari makanan berat tiga jam sebelumnya, membatasi asupan cairan dua jam sebelumnya, serta mengurangi paparan layar satu jam sebelum tidur.
Dari sisi perangkat, Galaxy Watch Ultra2 memiliki ketebalan 10,7 mm, strap berstruktur air pocket yang diklaim 26 persen lebih ringan, serta baterai 800 mAh. Perangkat berukuran 47 mm ini tersedia di Indonesia dengan harga Rp10.499.000 dan telah dipasarkan sejak 14 Agustus 2026.

