Bidik Pasar India, Indonesia Berpartisipasi dalam Pameran Pariwisata di ITB India 2026

Dalam ITB India 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan potensi kunjungan sebanyak 6.600 wisatawan dengan potensi transaksi mencapai Rp58,45 miliar melalui pertemuan bisnis ke bisnis (business-to-business/B2B) antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan India

Tony Prasetyo
4 Min Read
Paviliun Wonderful Indonesia pada pameran pariwisata Internationale Tourismus-Börse India 2026 (ITB India 2026) yang berlangsung pada 1–3 September 2026 di Jio World Convention Centre, Mumbai.

Bantentoday – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia berpartisipasi dalam Internationale Tourismus-Börse India 2026 (ITB India 2026) yang berlangsung pada 1–3 September 2026 di Jio World Convention Centre, Mumbai. Partisipasi Indonesia dalam salah satu pameran pariwisata utama di kawasan Asia Selatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pilihan wisatawan India, memperluas eksposur destinasi dan produk pariwisata nasional, serta membuka peluang kemitraan bisnis yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Indonesia.

“Dalam ITB India 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan potensi kunjungan sebanyak 6.600 wisatawan dengan potensi transaksi mencapai Rp58,45 miliar melalui pertemuan bisnis ke bisnis (business-to-business/B2B) antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan India,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Mumbai, Selasa (1/9/2026).

Katanya, sebanyak 15 mitra pameran (co-exhibitor) turut berpartisipasi dengan membawa beragam destinasi dan produk wisata unggulan Indonesia. Melalui partisipasi pada ITB India 2026, kami ingin memperluas jaringan bisnis, meningkatkan transaksi industri pariwisata, sekaligus memperkuat citra Wonderful Indonesia sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan India

“India merupakan salah satu pasar prioritas pariwisata Indonesia seiring pertumbuhan perjalanan wisata ke luar negeri (outbound) dari negara tersebut. “India salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” ujarnya.

ITB India merupakan salah satu pameran pariwisata B2B utama di kawasan Asia Selatan yang diselenggarakan Messe Berlin India sebagai bagian dari jaringan ITB Global Brand. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, pameran tersebut diikuti sekitar 100 exhibitor, 400 hosted buyers, dan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara. Melalui forum tersebut, pelaku industri pariwisata Indonesia berkesempatan bertemu dan membangun jejaring bisnis dengan travel agent, tour operator, corporate buyer, MICE organizer, hingga online travel platform dari India dan kawasan Asia Selatan.

Kehadiran Indonesia di ITB India 2026 juga mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perwakilan Indonesia di luar negeri dalam memperkuat promosi pariwisata nasional di pasar internasional.  Sebanyak 15 co-exhibitor mempromosikan beragam destinasi Indonesia, mulai dari Jakarta, Bali, Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Batam-Bintan, Raja Ampat, Borneo, Lombok, Flores, Bunaken, Tanjung Puting, hingga berbagai destinasi Beyond Bali lainnya.

Mitra yang berpartisipasi terdiri atas destination management company (DMC), tour operator, hotel berbintang, serta pengelola atraksi wisata, yakni Abindo Holidays DMC, KCBJ Tours, LH Travels, Luxury Bali Tours & Travel DMC, Pacto DMC, Pramana Experience, Tria Uma DMC, Varatrip, Jakarta Aquarium & Taman Safari, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, Ina Leisure DMC, Lisa Tours & Travel, DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran, dan Nuansa Mandiri Tour.

Para co-exhibitor menawarkan beragam produk perjalanan, antara lain wisata leisure, honeymoon, family vacation, luxury travel, MICE, hingga wellness tourism yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan wisatawan India.

Partisipasi Indonesia dalam ITB India 2026 tidak hanya difokuskan pada promosi destinasi dan produk pariwisata, tetapi juga diperluas melalui promosi atraksi, event, serta penguatan konektivitas dan kemudahan perjalanan bagi wisatawan India.

Upaya memperluas pasar India tidak berhenti pada ITB India 2026. Kementerian Pariwisata akan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menyelenggarakan Sales Mission Pune pada 4 September 2026 sebagai bagian dari strategi menjangkau pasar potensial di luar kota-kota utama seperti Mumbai, New Delhi, dan Bengaluru. Kombinasi antara keikutsertaan dalam pameran internasional dan pertemuan bisnis melalui sales mission diharapkan memperluas jejaring antara industri pariwisata kedua negara, membuka peluang transaksi, serta meningkatkan kontribusi pasar India terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Kami percaya bahwa penguatan kerja sama business-to-business menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas ke Indonesia. Oleh karena itu, ITB India dan Sales Mission Pune merupakan dua agenda yang saling melengkapi dalam memperluas pasar India,” kata Made.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *