RAW BLUE Eksplorasi Pencarian Jati Diri Lewat EP Perdana Numb To Everything

By
5 Min Read
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bantentoday – Hadir sebagai band baru dengan wajah-wajah familiar, RAW BLUE dengan percaya diri menyajikan sound shoegaze yang diinfus dengan elemen alternative rock dan slowcore dengan EP Numb To Everything yang rilis Jumat, 21 Agustus 2026 ini.

Terdiri dari anggota-anggota No Excuse, Twisted Games, Frack, Walk Fearless, Cold Skin, The Brandals, dan Expect, Raw Blue diawaki oleh Kornelius Kevin, Chaidir Fadli Rahman, Ghani Noorputrawan, Herbert Widodo. Berawal sebagai playground untuk ide-ide yang tidak menemukan kecocokan di band-band asal para anggotanya, Raw Blue menyibak belantara baru yang tersusun oleh kompleksitas tekstur, yang memberi ruang untuk gaung dan gema, serta bergerak mengikuti melodi sebagai haluan. RAW Blue tidak hadir sebagai kendaraan untuk serta merta meninggalkan masa lalu tapi membuka jendela-jendela baru dari sisi-sisi pribadi para anggotanya yang sudah ada semenjak awal.

EP Numb to Everything dibangun dari empat lagu yang menangkap kegemaran mereka bermain gitar bernuansa dreamy, penulisan lagu yang melankolis di atas aransemen musik yang bersahaja.

EP ini merefleksikan keresahan yang mereka rasakan, terutama mengenai kepercayaan diri dan sudut pandang seseorang ketika berhadapan dengan dirinya sendiri. Meski bukan tema baru atau tabu untuk dibicarakan, keseluruhan debut EP ini tidak menghadirkan kisah percintaan dua sejoli, melainkan berfokus pada perspektif seseorang yang sedang berdialog dengan dirinya sendiri. Sebuah perjalanan pencarian jati diri.

“EP Numb To Everything nggak sepenuhnya mewakili pengalaman pribadi gue, tapi lebih mewakili keresahan gue, atau mungkin keresahan orang-orang yang punya mental health problems. Karena beberapa tema kayanya ngga cocok di band gue yang satunya, akhirnya gue tumpahkan di Raw Blue.” ujar Kevin

“Seperti yang gue bilang sebelumnya, mungkin bukan ke pengalaman personal, tapi lebih ke eksplorasi dari keresahan yang gue rasain, terutama soal self-esteem dan POV bagaimana seseorang berhadapan dengan dirinya sendiri. Topik seperti ini bukan topik yang baru dan terlalu tabu untuk dibahas dan sejujurnya, di the whole debut EP ini nggak ada lagu yang mewakili cinta-cintaan dua sejoli, melainkan POV dari seseorang yang lagi ngobrol sama dirinya sendiri aja,” tambah Kevin

Proses produksi rekaman dimulai sekitar April 2026 setelah tahap kreatif yang telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Proses mixing dan mastering kemudian dirampungkan pada akhir Juni 2026. Dalam pengerjaannya, materi mengalami beberapa kali bongkar-pasang aransemen serta rekaman ulang instrumen untuk menyesuaikan referensi dan baseline sound yang diinginkan, termasuk karakter yang ingin dibangun pada masing-masing lagu.

“Untuk masuk ke dapur rekaman, kalau nggak salah dimulai dari bulan April 2026 dan proses mixing dan mastering selesai di akhir bulan Juni 2026. Proses kreatifnya sendiri sudah dimulai beberapa bulan sebelumnya dan sebenarnya nggak terlalu gimana-gimana. Namun, di proses rekaman sendiri, kita melewati beberapa bongkar-pasang aransemen dan melakukan beberapa kali rekaman ulang instrumen, karena gue pribadi punya referensi dan baseline tersendiri dari segi sound dan karakter masing-masing lagunya,” tutur Kevin

EP Numb To Everything diproduksi oleh RAW BLUE, dengan proses rekaman drum dan gitar berlangsung di Plug Studio bersama engineer Deya, sementara vokal dan bass direkam di Invasion Studio oleh engineer Praditya Eka Putra. Proses mixing dan mastering juga dikerjakan di Invasion Studio oleh Praditya Eka Putra. Seluruh lirik dan komposisi lagu ditulis oleh Kornelius Kevin. Untuk aspek visual, tim desain ditangani oleh Ghani Noorputrawan, dengan cover photo oleh Alvin Pahrul Prianto dan band photo oleh Fickry Yusuf Kamarullah.

“Setelah rilis, kita lebih memilih untuk explore berbagai macam panggungan dan melihat sejauh mana musik RAW BLUE bisa dibawa ke tempat-tempat yang berbeda. Kita juga nggak terlalu mau membatasi diri harus bermain di event atau venue tertentu saja. Karena RAW BLUE juga masih baru di dunia seperti ini, kita belum tahu terlalu jauh harus bermain di mana atau mengikuti benchmark tertentu soal harus main di venue atau panggung seperti apa. Selain itu, kita juga rencananya akan lanjut ke proses kreatif untuk bikin lagu baru, tapi belum tahu nantinya akan lanjut sebatas maxi single, full EP, atau album,” pungkas Kevin

Setelah perilisan EP, RAW BLUE akan mengeksplorasi berbagai panggung dan venue sembari meneruskan proses kreatif untuk persiapan materi baru yang format rilisannya masih tentatif. RAW BLUE merilis EP Numb To Everything melalui Haum Entertainment, label rekaman asal Malang yang berfokus pada musik emo, shoegaze, dan alternative. Kolaborasi ini terjalin secara alami melalui hubungan dan kerja sama sebelumnya antara Kevin dan pendiri label yang telah saling kenal lama. Debut EP Raw Blue, Numb To Everything hadir di semua DSP pada 21 Agustus 2026

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *