Lima Kecamatan di Lebak Dilanda Banjir dan Longsor

Bantentoday – Bencana banjir dan longsor melanda lima kecamatan di Kabupaten Lebak akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Jumat (15/5). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat bencana tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah itu selama kurang lebih lima jam, mulai pukul 13.30 WIB hingga 18.00 WIB.
Dilansir Antara, Kepala BPBD Lebak, Sukanta, mengatakan lima kecamatan yang terdampak yakni Cigemblong, Cipanas, Sajira, Leuwidamar, dan Muncang yang tersebar di 11 desa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, bencana tersebut mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik.
Hujan deras menyebabkan beberapa sungai meluap, di antaranya Sungai Peucangpari, Sungai Cimaur, Sungai Cibeurih, Sungai Cilaki, Sungai Ciminyak, dan Sungai Cisimeut. Luapan air sungai memicu banjir serta tanah longsor yang merendam permukiman warga dan merusak infrastruktur.
BPBD mencatat sebanyak 37 rumah terdampak banjir dan longsor. Selain itu, satu pondok pesantren hanyut, satu mushola terendam banjir, dua unit jembatan dan jalan usaha tani roboh, serta satu bangunan bronjong mengalami kerusakan. Kerusakan lainnya meliputi satu tembok penahan tanah (TPT) roboh, satu saluran irigasi ambruk, jalan paving blok terdampak sepanjang 10 meter, hingga turap jalan desa rusak sepanjang 20 meter.
Tidak hanya permukiman dan infrastruktur, sekitar 50 hektare lahan persawahan juga terendam banjir. Sukanta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor susulan karena curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Saat ini BPBD Lebak terus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk penanganan bencana. Tim juga telah menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako dan 37 terpal kepada warga terdampak.
