Persita Kalah, Carlos Pena Rasakan Kekecewaan yang Sama dengan Pemain

Persita Kalah, Carlos Pena Rasakan Kekecewaan yang Sama dengan Pemain

Bantentoday – Pelatih Carlos Pena mengungkapkan rasa frustrasinya usai Persita Tangerang kembali menelan kekalahan di BRI Super League musim 2025/26. Kali ini, Pendekar Cisadane dipaksa menyerah 0-3 saat menjamu Persijap Jepara di Banten International Stadium, Minggu (10/5).

Menurut Pena, hasil buruk tersebut merupakan masalah yang terus berulang dalam dua bulan terakhir, terutama setelah jeda libur Lebaran. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Persita tercatat menelan enam kekalahan dan hanya sekali meraih kemenangan.

Pena menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik di awal pertandingan. Ia menyoroti peluang emas dari Alexa Andrejic yang membentur tiang gawang sebagai salah satu momen penting yang gagal dimanfaatkan Persita.

“Saya rasa pertandingan hari ini mirip dengan beberapa pertandingan dalam dua bulan terakhir. Kami memulai laga jauh lebih baik daripada mereka. Alexa punya peluang yang sangat jelas, tapi bola mengenai tiang,” ujar Pena usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan besar setiap kali kebobolan lebih dulu. Menurutnya, mental tim langsung terpengaruh ketika lawan berhasil membuka keunggulan.

Di babak kedua, Persita kembali mendapatkan peluang emas melalui Hokky Caraka, namun lagi-lagi bola hanya menghantam tiang gawang. Setelah gagal menyamakan skor, Persita justru kembali kebobolan akibat miskomunikasi lini belakang dengan penjaga gawang.

Pena menyebut rasa frustrasi para pemain makin terlihat setelah gol kedua Persijap tercipta. Situasi itu, menurutnya, wajar terjadi mengingat buruknya hasil yang diraih tim dalam beberapa pekan terakhir.

Selain masalah mental, Pena juga menyoroti minimnya produktivitas lini depan Persita. Ia merasa timnya sedang kekurangan sosok striker tajam yang mampu menjadi pembeda di depan gawang lawan.

“Kami kekurangan gol. Beberapa pemain kunci yang seharusnya membantu tim juga tidak tampil seperti yang diharapkan,” kata Pena.

Ia memahami kekecewaan suporter terhadap performa tim belakangan ini. Namun demikian, Pena tetap mengingatkan bahwa Persita sempat tampil sangat solid sepanjang sebagian besar musim dan menjalani putaran pertama kompetisi dengan baik.

“Mungkin hari ini kami kehilangan bentuk permainan dalam 20 menit terakhir, tetapi secara keseluruhan kami pernah menjadi tim yang sangat solid selama 31 pertandingan,” tutupnya.

TAGS