Anggalang by Omar Hadirkan Runway Anak Istimewa di Tangcity Mall

Anggalang by Omar Hadirkan Runway Anak Istimewa di Tangcity Mall

Bantentoday – Suasana Natal di Tangcity Mall terasa berbeda akhir pekan ini. Bukan hanya dekorasi dan lagu-lagu khas yang menghiasi pusat perbelanjaan, tetapi juga langkah percaya diri anak-anak dari berbagai latar belakang yang berjalan di atas panggung runway bertajuk Funtastic Christmas Fashion Show.

Acara garapan Anggalang by Omar ini menempatkan keberagaman sebagai pusat perayaan, menghadirkan pesan bahwa perbedaan adalah kekuatan yang patut dirayakan.

Yang membuat gelaran ini menonjol adalah konsepnya yang bebas kompetisi. Alih-alih menjadikan panggung sebagai arena penilaian, Anggalang memilih menjadikannya ruang apresiasi, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan peserta dari lingkungan umum.

“Semua anak berhak merasa dihargai. Natal memang tidak dirayakan oleh semua, tapi makna menghormati itu universal. Lewat panggung ini, kami ingin mengajarkan bahwa budaya kita adalah rumah bagi banyak keyakinan dan ekspresi,” ujar Omar, penggagas Anggalang by Omar.

Keberagaman itu tampak jelas pada para peserta: ada anak berhijab yang tetap anggun dalam kebaya, ada pula anak dengan kebutuhan khusus yang tampil penuh keyakinan. Menurut Omar, identitas budaya menjadi jembatan yang menyatukan mereka di satu panggung.

Menanggalkan format lomba adalah keputusan penting dalam rangka menjaga kenyamanan dan kesehatan mental anak-anak. Omar menilai, suasana kompetitif kerap membebani peserta muda, terutama mereka yang sensitif terhadap tekanan.

“Anak-anak sekarang lebih menikmati proses tampil daripada dibagi menang dan kalah. Kami siapkan busana, mereka tinggal hadir dan menikmati. Itu yang kami mau  kebahagiaan tanpa tekanan,” jelasnya.

Tak hanya berjalan di runway, panggung ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mencoba peran lain seperti pembawa acara. Pendekatan ini dirancang guna melihat potensi yang mungkin tersembunyi di luar model catwalk.

“Setiap anak punya keunggulan yang berbeda. Kalau bukan modeling, mungkin hosting, mungkin nyanyi. Kami ingin mereka tahu bahwa kemampuan mereka luas, bukan satu dimensi,” tambah Omar.

Busana yang dipakai peserta merupakan hasil karya kolaborasi Anggalang by Omar bersama Bunda Arsita, memperkuat nuansa budaya Indonesia sebagai fondasi tampilan.

Melalui momentum ini, Anggalang ingin menghadirkan pembelajaran nyata bagi publik: keberagaman tidak harus menciptakan jarak — justru menjadi kekayaan yang memperindah kebersamaan.

“Perbedaan itu bukan masalah, itu anugerah. Melihat anak-anak tampil berdampingan dalam damai adalah wujud pesan Natal yang sesungguhnya: menghormati dan menyayangi satu sama lain,” kata Omar.

Acara ini juga menjadi ajang peresmian organisasi Ratu Putri Kebaya of Ratu Putri Kebaya Chelizz, yang diharapkan dapat menjadi wadah bakat dan budaya bagi generasi muda ke depan.

TAGS