Cerita Hokky Caraka yang Borong Dua Gol Saat Persita Tekuk Persik

Bantentoday – Penyerang muda Persita Tangerang Hokky Caraka tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan telak 3-0 atas Persik Kediri pada lanjutan pekan ke-15 BRI Super League 2025/26. Pertandingan tersebut berlangsung di Indomilk Arena, Minggu kemarin.
Pemain berusia 21 tahun itu mencuri perhatian lewat salah satu golnya yang tercipta melalui aksi akrobatik. Dua gol tersebut menjadi momen penting bagi Hokky, mengingat sepanjang musim ini ia harus menelan kekecewaan setelah empat golnya dianulir melalui keputusan VAR.
Meski menjadi sorotan utama berkat penampilan impresifnya, Hokky tetap menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian pribadi. Ia mengakui laga melawan Persik berlangsung sulit sejak awal hingga akhir pertandingan, namun kekompakan tim menjadi kunci kemenangan Persita.
“Pertandingan ini sangat sulit dari babak pertama hingga akhir. Namun kita bermain sebagai tim, mengandalkan permainan tim, dan akhirnya bisa unggul dari Persik Kediri,” ujar Hokky.
Menanggapi soal gol-golnya yang kerap dianulir, Hokky memilih bersikap reflektif. Ia menilai hal tersebut sebagai pembelajaran agar bisa tampil lebih teliti di lapangan. Kesempatan mencetak gol pada laga ini pun dimanfaatkannya dengan maksimal.
Lebih lanjut, Hokky mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap sepak bola membuatnya tetap kuat menghadapi berbagai kritik dan hujatan. Ia bahkan mengakui sempat terpikir untuk pensiun dini karena tekanan yang dirasakan, namun passion terhadap sepak bola membuatnya bertahan.
“Sebenarnya karena saya cinta dengan sepak bola. Kalau tidak cinta, mungkin dari dulu sudah pensiun dini,” ucap Hokky. “Karena tidak kuat dengan hujatan, saya sempat ingin pensiun. Namun, karena saya cinta sepak bola, saya harus terima itu,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari pelatih Persita, Carlos Pena. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai performa Hokky merupakan hasil dari kerja keras yang konsisten, meski tidak selalu berujung gol di setiap pertandingan.
“Hokky bekerja keras dalam setiap kesempatan meski tidak selalu mencetak gol. Dia juga mencetak gol pada pertandingan melawan Malut, tetapi sayangnya dianulir,” kata Pena.
Menurut Pena, Hokky pantas mendapatkan momen spesial tersebut. Terlebih, sang pemain mampu memberikan dampak instan meski tidak turun sebagai starter. “Dia memang pantas mencetak gol karena sepekan ini bekerja sangat keras. Dia tidak tampil sebagai starter, tetapi begitu masuk langsung bisa memberikan kontribusi maksimal, terlepas dari dua gol yang dicetak,” pungkasnya.
